Skip to main content

Posts

Showing posts with the label blimbing kuwi

SangOrangAneh XeroserYosZaim

Tingkatkan Manejemen Strees : Hidup menantang, Optimis, Hadapi

Hidup ini penuh dengan tekanan atau stressor. Tidak semua yang kita inginkan  sesuai dengan kenyataan yang ada. Banyak orang yang mampu menghadapi berbagai situasi tanpa rasa tertekan. Namun menghadapi tekanan merupakan  tantangan untuk dapat melewatinya. Ada  diantara kita yang setiap bertemu pada suatu kondisi tertentu, langsung merasakan kejenuhan, rasa tertekan, atau bahkan ada yang berujung pada keputusasaan dan nekat mengakhiri hidupnya (bunuh diri).   Setiap peristiwa tentu memiliki dampak psikologis yang berbeda pada setiap orang. Karena setiap orang memiliki ambang stress yang tentu berbeda. Semakin besar ambang stress yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat pula orang tersebut dalam menghadapai dan menjalani berbagai situasi yang ada dalam hidupnya.   Pendidikan, perhatian lingkungan terdekat, keimanan, serta pengetahuan dan pengalaman yang didapat seseorang merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar atau kecilnya seseorang dalam mengatur ambang s

onetime

Lir Ilir, Tembang Dolanan : Konsep Para Wali Untuk Kepemimpinan

Lir Ilir bukanlah sekedar lagu dolanan, melainkan lagu sarat makna. Lir ilir ada yang mengatakan dibuat Sunan Kalijogo, ada juga yang mengatakan Sunan Giri, ada juga yang mengatakan Sunan Ampel, Wallahu a’lam !! Namun yang penting Lagu Lir Ilir ini mencerminkan seruan para wali itu semua. Lir ilir, lir ilir tandure wis sumilir Tak ijo royo – royo   Tak sengguh temanten anyar Cah angon – cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu – lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro Dododiro – dododiro kumitir bedah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung pandang rembulane – Mumpung jembar kalangane Sun surak o surak hiyo (Lir ilir, lir ilir tanamannya sudah mulai bersemi) (Hijau Royo royo sedemikian menghijau bagaikan pengantin baru) (wahai anak gembala – wahai   anak gembala, panjatkan pohon blimbing itu) (Biarpun licin tetaplah panjat demi untuk mencuci pakaian kebesaran) (Pakain kebesaran-pakaian kebesaran tertiup angin dan terkoyak di pin