Skip to main content

Posts

Showing posts with the label batu tulis

SangOrangAneh XeroserYosZaim

Tingkatkan Manejemen Strees : Hidup menantang, Optimis, Hadapi

Hidup ini penuh dengan tekanan atau stressor. Tidak semua yang kita inginkan  sesuai dengan kenyataan yang ada. Banyak orang yang mampu menghadapi berbagai situasi tanpa rasa tertekan. Namun menghadapi tekanan merupakan  tantangan untuk dapat melewatinya. Ada  diantara kita yang setiap bertemu pada suatu kondisi tertentu, langsung merasakan kejenuhan, rasa tertekan, atau bahkan ada yang berujung pada keputusasaan dan nekat mengakhiri hidupnya (bunuh diri).   Setiap peristiwa tentu memiliki dampak psikologis yang berbeda pada setiap orang. Karena setiap orang memiliki ambang stress yang tentu berbeda. Semakin besar ambang stress yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat pula orang tersebut dalam menghadapai dan menjalani berbagai situasi yang ada dalam hidupnya.   Pendidikan, perhatian lingkungan terdekat, keimanan, serta pengetahuan dan pengalaman yang didapat seseorang merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar atau kecilnya seseorang dalam mengatur ambang s

onetime

Bekasi = Bagian Dari Bulan

Sekapur Arang : BANYAK orang bertanya-tanya dari mana asal kata “bekasi”. Saya dan anda juga mungkin punya rasa penasaran yang sama tentang bagaimana asal muasal Kota Bekasi yang sudah kita jadikan rumah tinggal selama bertahun-tahun.  Batang Tubuh : Berbicara tentang sejarah Bekasi marilah kita awali dengan mengutif pendapat Poerbatjaraka (seorang ahli bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno). Menurut penelusuran Poerbatjaraka, kata “Bekasi “ secara filologis, berasal dari kata Candrabhaga; Candra berarti  “bulan” (sama dengan kata sasi, dalam bahasa Jawa Kuno) dan Bhaga berarti bagian. Jadi, secara etimologis kata Candrabhaga berarti bagian dari bulan. Entah bagaimana, perkembangan selanjutnya pelafalan kata  Candrabhaga berubah menjadi Sasibhaga dan kemudian Bhagasasi.   Pengucapan kedua kata tersebut sering disingkat menjadi Bhagasi . Pemerintah kolonial Belanda sering