Skip to main content

SangOrangAneh XeroserYosZaim

Tingkatkan Manejemen Strees : Hidup menantang, Optimis, Hadapi

Hidup ini penuh dengan tekanan atau stressor. Tidak semua yang kita inginkan  sesuai dengan kenyataan yang ada. Banyak orang yang mampu menghadapi berbagai situasi tanpa rasa tertekan. Namun menghadapi tekanan merupakan  tantangan untuk dapat melewatinya. Ada  diantara kita yang setiap bertemu pada suatu kondisi tertentu, langsung merasakan kejenuhan, rasa tertekan, atau bahkan ada yang berujung pada keputusasaan dan nekat mengakhiri hidupnya (bunuh diri).   Setiap peristiwa tentu memiliki dampak psikologis yang berbeda pada setiap orang. Karena setiap orang memiliki ambang stress yang tentu berbeda. Semakin besar ambang stress yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat pula orang tersebut dalam menghadapai dan menjalani berbagai situasi yang ada dalam hidupnya.   Pendidikan, perhatian lingkungan terdekat, keimanan, serta pengetahuan dan pengalaman yang didapat seseorang merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar atau kecilnya seseorang dalam mengatur ambang s

onetime

Enam Buhul Kekuatan Sangkil Menyambut Kejayaan, Ikutan Teyan ?

Mari kita akui dengan jujur, bahwa saat ini umat islam baru mulai menggeliat kembali, setelah kekalahannya, yang ditandai dengan bertumbuhnya negara bangsa yang mengkotak-kotakan umat islam sesuai batas kewilayahan dan diterapkannya aturan yang berbeda-beda di masing-masing negaranya. Namun sebagai individu bagian dari kaum muslimin, apakah kita hanya berpangku tangan dan membiarkan keadaan seperti ini selamanya ?


Tidak ! kita harus menyongsong masa depan dengan penuh optimisme. Kita harus meyakini bahwa sunnah-Nya pasti akan berlaku atas izin Allah. Oleh karena itu perlu ada persiapan dan upaya yang dilakukan untuk menyosong kembalinya kejayaan umat islam dengan diterapkannya aturan Allah Swt., sebagaimana sejarah telah mencatatnya.


Sesunggunya umat islam telah dibekali petunjuk hidup (way of life) untuk mencapai kejayaan tersebut. Al qur’an sebagai panduan umum telah dilengkapi dengan petunjuk teknis dalam bentuk perbuatan dan ucapan rasulullah saw, serta diamnya sebagai persetujuan atas apa yang dilakukan para sahabatnya. Belum lagi pembuktian dari diterapkannya pedoman umum dan petunjuk teknis tersebut secara kaffah oleh generasi selanjutnya, walaupun rasulullah saw, sudah tidak ada bersama dengan mereka.


Enam Buhul Kekuatan Umat Islam


Hanya saja, kenaifan dan candala yang ada dalam tubuh umat islam saat ini sudah begitu besar. Distorsi sejarah dan arus propaganda yang memutarbalikan dan menyembunyikan fakta, kita percaya  dengan lapang dada. Maka dari itu mari kita hadirkan kembali pada diri dan masyarakat kita enam hal yang dapat menjadi senjata dalam memerangi kehidupan ini. Enam buhul yang perlu kita hadirkan yaitu : 1) buhul kekuatan aqidah; 2) buhul kekuatan akhlak; 3) buhul kekuatan Ilmu; 4) buhul kekuatan harta; 5) buhul kekuatan persaudaraan; dan 6) buhul kekuatan dakwah. Sehingga segenap aspek tersebut sesuai dengan pedoman dan petunjuk yang khas, yang sama-sama kita yakini keshahihannya.


Aqidah

Semua sistem kepercayaan atau sesuatu yang menjadi keyakinan bisa dianggap sebagai suatu akidah. Dalam islam, akidah diposisikan sebagai suatu perjanjian yang kuat antara manusia dengan Allah swt, sehingga menjadi dasar mulai penghitungan amal (baca : pahala) sekaligus pengokoh bangunan islam bagi umatnya. Dalam bahasa yang disederhanakan, bila hal yang mendasar ini tidak diyakini, maka segenap pahala yang telah dilakukan menjadi batal atau putus. Bahkan untuk penyelesaiannya ketika masih di dunia saja, karena begitu hebatnya perjanjian ini, dalam suatu diriwayat disebutkan, barang siapa yang membatalkan aqidah islamnya setelah diyakini, maka halal darah atasnya. Oleh karenanya untuk setiap orang, tidak ada paksaan untuk masuk dalam islam, tetapi jika sudah masuk, maka islam memiliki mekanisme yang khas sebagai sebuah aqidah. Sehingga dalam memastikan sesorang telah membatalkan aqidahnya, islam pun sangat berhati-hati.


Akhlak

Hampir sama dengan moral dan etika bila diartikan sebagai seperangkat tingkah laku, tabiat dan sikap yang dilakukan secara sadar. Yang membedakan adalah apa yang menjadi landasan kesadaran dalam melakukan hal tersebut. Akhlak dilandasi kesadaran bahwa tingkah laku dan sikap dibentuk oleh aqidah islam. Adapun tolak ukur sederhananya ada pada hukum dalam berbuat dan hukum dalam memandang benda. Dalam berbuat, umat islam pada umumnya membagi perbuatan menjadi lima bagian yaitu wajib (harus dilakukan), sunah (lebih baik dilakukan), mubah (boleh dilakukan boleh juga tidak dilakukan), makruh (lebih baik tidak dilakukan) dan haram (tidak boleh dilakukan). Sedangkan dalam melihat benda akan membagi menjadi dua, apakah benda tersebut halal atau haram.


Ilmu

Islam meninggikan beberapa derajat umatnya yang berilmu. Ilmu merupakan rangkaian pola berpikir manusia, hasil dari menyelaraskan antara fakta benda, indera manusia, informasi atau pengetahuan sebelumnya, serta tempat penyimpanan dan pengesahannya. Selain untuk menyelidiki dan menemukan cara-cara baik, serta meningkatkan pemahaman manusia atas berbagai hal dalam kehidupannya, umat islam sudah seharusnya menjadikan ilmu sebagai sarana semakin mendekatkan diri kepada Allah swt.


Harta

Harta merupakan segala bentuk barang yang memiliki nilai monetisasi. Dalam era digital, kekayaan juga dapat berupa sesuatu yang tidak berwujud, karena tersimpan di ruang maya.


Persaudaraan

Islam sangat menganjurkan persaudaraan, khususnya diantara sesama muslim. Persaudaraan bisa karena asal kewilayahan, kesamaan kepentingan, atau kedekatan hubungan kekerabatan. Namun islam lebih mengutamakan persaudaraan karena akidah, sekalipun berbeda hal lainnya. Persaudaraan yang kuat diantara umat islam, sangat dianjurkan karena dapat memperkokoh barisan umat islam.


Dakwah

Dakwah merupakan seruan, ajakan dan panggilan bagi siapa pun untuk untuk beriman dan taat kepada Allah swt., sesuai dengan garis aqidah, syari'at dan akhlak Islam. Oleh karenanya, kunci sukses atau tidaknya umat islam terletak pada aktivitas dakwah. Sedemikian urgennya dakwah, maka sangat dianjurkan bagi siapapun umat muslim melakukan dakwah, meskipun hanya tahu tentang satu ayat, karena hal tersebut dapat mengigatkan yang lupa atau menjadi hal baru bagi yang belum betapa mulianya ajaran islam.


“Kalian (kaum muslimin) adalah sebaik-baik umat yang disediakan bagi seluruh umat manusia,” (TQS. Ali Imrah: 110)


Waktu tidur dan bermimpi sudah berlalu. Marilah kita bangkit, kita sambut masa depan dengan penuh keimanan dan rasa optimis. Jangan sampai kita kembali termakan oleh doktrin dan tipu muslihat yang mengatakan hanya dengan salah satu aspek saja kita sudah dapat berjaya. Allahu’alam.



Salam luar biasa


Comments

Popular posts from this blog

Nonton Film Cengeng

  Nagabonar jadi 2 Sekali lagi menonton adegan dalam film nagabonar jadi 2. Adegan saat si om naga meminta patung Panglima Besar Jendral Sudirman untuk menurunkan tangan kanannya yang sedang menghormat ke setiap pengguna jalan tersebut.   "Jenderaaall...!!!, turunkan tanganmu jendraaall..!!!" "Untuk apa kau menghormati mereka?!?!, mereka saja tidak pernah menghormatimu jendraaaalll...!!!" (kira-kira seperti itu teriaknya). Sambil menangis dan bergelayutan, om naga bonar mencoba menurunkan tangan kanan patung jenderal sudirman yang dipaksa menghormati setiap orang yang melintas (termasuk para koruptor dan boneka penjajah musuh-musuhnya). Dalam adegan tersebut, si om naga ceritanya juga lagi kesel dengan anaknya (si bonaga) yang memutuskan untuk bekerjasama dengan orang Jepang, yang merupakan salah satu negara yang pernah menjajah negaranya. "Jenderaal... sudahlah jendraall turunkan tanganmu..!" "Jendral.. turunkan tanganmu jenderal...&

Aktivitas Politik Dalam Islam : Negara, Kelompok dan Individu

“Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (al Qur’an) untuk menjelaskan sesuatu”  (TQS. An Nahl: 89) “Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai islam itu jadi agama bagimu”  (TQS. Al Maidah: 3) Islam sebagai Agama dan Pandangan Kehidupan Islam adalah agama ( ad diin ) ataupun mabda yang berbeda dengan yang lainnya. Islam tidak hanya mengatur urusan spiritual ( ruhiyyah ) saja, melainkan juga meliputi masalah politik ( siyasiyyah ). Islam mencakup aqidah spiritual dan politik ( al-aqidah ar-ruhiyyah wa as siyasiyyah ). Artinya selain mengatur urusan yang bersifat spiritual seperti, pahala dan dosa, siksa, surga dan neraka, hal-hal yang ghaib, serta tata cara ibadah (seperti sholah, zakat, puasa, dan haji); islam juga mengatur urusan yang menyangkut kehidupan bermasyarakat (politik atau  siyasiyyah ) seperti masalah perekonomian, pendidikan, interaksi pria dengan wanita, penggalian dan penerapan hukum, termasuk kepemim

Beraktivitas dalam situasi mewabahnya penyakit

“Dari Siti Aisyah RA, ia berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah SAW perihal tha‘un, lalu Rasulullah SAW memberitahukanku, dahulu, tha’un adalah azab yang Allah kirimkan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, tetapi Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi orang beriman. Maka tiada seorang pun yang tertimpa tha’un, kemudian ia menahan diri di rumah dengan sabar serta mengharapkan ridha-Nya seraya menyadari bahwa tha’un tidak akan menimpanya selain telah menjadi ketentuan Allah untuknya, niscaya ia akan memperoleh ganjaran seperti pahala orang yang mati syahid,” (HR. Bukhari, Nasa’i dan Ahmad). Dalam situasi mewabahnya suatu penyakit menular, maka berbagai kegiatan rutin yang biasa dilakkan akan terganggu, karena memiliki risiko besar terjadinya penularan. Oleh sebab itu perlu adanya strategi dan cara-cara yang tepat untuk meminimalisir terjadinya penularan, jika memang mengharuskan untuk beraktivitas diluar rumah atau lingkungan aman. Beberapa strategi dan cara dapat dilakukan yai