Skip to main content

SangOrangAneh XeroserYosZaim

Tingkatkan Manejemen Strees : Hidup menantang, Optimis, Hadapi

Hidup ini penuh dengan tekanan atau stressor. Tidak semua yang kita inginkan  sesuai dengan kenyataan yang ada. Banyak orang yang mampu menghadapi berbagai situasi tanpa rasa tertekan. Namun menghadapi tekanan merupakan  tantangan untuk dapat melewatinya. Ada  diantara kita yang setiap bertemu pada suatu kondisi tertentu, langsung merasakan kejenuhan, rasa tertekan, atau bahkan ada yang berujung pada keputusasaan dan nekat mengakhiri hidupnya (bunuh diri).   Setiap peristiwa tentu memiliki dampak psikologis yang berbeda pada setiap orang. Karena setiap orang memiliki ambang stress yang tentu berbeda. Semakin besar ambang stress yang dimiliki seseorang, maka akan semakin kuat pula orang tersebut dalam menghadapai dan menjalani berbagai situasi yang ada dalam hidupnya.   Pendidikan, perhatian lingkungan terdekat, keimanan, serta pengetahuan dan pengalaman yang didapat seseorang merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar atau kecilnya seseorang dalam mengatur ambang s

onetime

Berpikir untuk menjaga martabat dan kehormatan

Wahai pejuang Allah yang berjuang demi martabat dan kehormatan umat, insya Allah muliakan kalian. Ketahuilah bahwa keshahihan sebuah pergerakan ditentukan oleh afkar pemikiran gerakan itu (visi-misi atau fikrahnya). 

Hal kedua masih saling terkait, yakni gerak aktivitasnya (metode atau thariqohnya). Kalau antum adalah seorang muslim, jangan coba-coba deh cari gerakan yang fikrahnya tidak berlandaskan islam (Syariat) dan thariqahnya malah justru menentang diterapkannya syariat islam. 

Gerakan seperti ini tanpa disadari akan menjauhkan antum dan saudara muslim lainnya dari kepribadian islam yang unik (syababbun mutamayyizun), sehingga mau berkompromi dengan ide-ide kuffur.

Sebuah organisasi atau pergerakan membutuhkan para pelaksana atau kader yang ikhlas, yang berjuang demi martabat dan kehormatan umat, dan senantiasa berpikiran brillian. Dimana dia tidak akan pernah mau mengikuti pemimpinnya selama tidak sesuai dengan aturan-Nya, atau bahkan mereka (para kadernya), bisa bergerak cepat sekalipun pemimpinnya belum atau tidak mampu bergerak atau menggerakkan dengan tepat. Dan tentunya agenda yang dimiliki oleh kader harus sejalan dengan agenda gerakan, sehingga tidak ada istilah black agenda, perbedaan pendapat diantara kadernya tidak disampaikan kepada gerakan, tetapi malah ‘diobral’ kesana-kemari sehingga menimbulkan perpecahan di dalam organisasi atau gerakan tersebut. 

Olehkarena itu maka ikatan antara gerakan harus seirama dengan para kadernya, gak boleh tidak ! Tidak lain dan tidak bukan itulah ikatan ideology (islam tentunya).

Lalu, terkadang 0r4n94n3h berpikir, kenapa sih kita mempertanyakan bendera (gerakan) atau apa yang kita usung, kalau kita sama-sama sudah tahu bahwa ideologi islam adalah yang kita junjung ? mengapa masing-masing diri kita tidak mempertanyakannya, setelah masing-masing kita berinteraksi dengan berbagai macam gerakan. Apakah gerakan yang kita ikuti itu benar-benar mengadopsi islam sebagai fikrah dan thariqahnya?


Mengikuti Fikrah dan Thariah Islam, cari pendapat terkuatnya lalu perjuangkan


Pergerakan, organisasi, harokah, jamaah, atau partai yang wajib kita ikuti adalah yang berlandas pada fikrah dan thariqah islam. Tidak boleh tidak. Dan bila hal itu sudah kita ketahui, maka tinggal kita berpegang pada kaidah (layaknya seorang mujtahid memegang pendapatnya), bahwa gerakan yang 0r4n94n3h ikuti adalah gerakan yang BENAR, meski tidak menutup kemungkinan terdapat kelemahan atau kesalahan. Seraya beranggapan bahwa gerakan yang lain SALAH, meski tidak menutup kemungkinan disana ada kebenaran. 

Sebab kalau kita sudah beranggapan gerakan yang kita ikuti adalah sebuah gerakan yang salah, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk segera beralih kepada gerakan yang benar !! Betul ??

Oleh karena itu, jangan tutup pintu dialog antar gerakan (islam), untuk bersama mencari kebenaran dan mencari pendapat terkuat (quwatu ad dalil) serta memperjuangkannya, bukannya lantas mencari pembenaran (quwatu al baqa’) untuk terus dibenarkan.

Masa bila antar aqidah kalian bisa mendialogkannya, sementara intra ideologi (islam) kalian selalu membenturkannya ? Gak Ideologiskan ? MIKIR….MIKIR….

Keep Struggle for islam, for dignity and honor ummah, lets ge the done we make history or become history…, barakallahu Innallaha ma’ana, Allahu ‘alam.


Salam bahagia

Comments

Popular posts from this blog

Nonton Film Cengeng

  Nagabonar jadi 2 Sekali lagi menonton adegan dalam film nagabonar jadi 2. Adegan saat si om naga meminta patung Panglima Besar Jendral Sudirman untuk menurunkan tangan kanannya yang sedang menghormat ke setiap pengguna jalan tersebut.   "Jenderaaall...!!!, turunkan tanganmu jendraaall..!!!" "Untuk apa kau menghormati mereka?!?!, mereka saja tidak pernah menghormatimu jendraaaalll...!!!" (kira-kira seperti itu teriaknya). Sambil menangis dan bergelayutan, om naga bonar mencoba menurunkan tangan kanan patung jenderal sudirman yang dipaksa menghormati setiap orang yang melintas (termasuk para koruptor dan boneka penjajah musuh-musuhnya). Dalam adegan tersebut, si om naga ceritanya juga lagi kesel dengan anaknya (si bonaga) yang memutuskan untuk bekerjasama dengan orang Jepang, yang merupakan salah satu negara yang pernah menjajah negaranya. "Jenderaal... sudahlah jendraall turunkan tanganmu..!" "Jendral.. turunkan tanganmu jenderal...&

Aktivitas Politik Dalam Islam : Negara, Kelompok dan Individu

“Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (al Qur’an) untuk menjelaskan sesuatu”  (TQS. An Nahl: 89) “Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai islam itu jadi agama bagimu”  (TQS. Al Maidah: 3) Islam sebagai Agama dan Pandangan Kehidupan Islam adalah agama ( ad diin ) ataupun mabda yang berbeda dengan yang lainnya. Islam tidak hanya mengatur urusan spiritual ( ruhiyyah ) saja, melainkan juga meliputi masalah politik ( siyasiyyah ). Islam mencakup aqidah spiritual dan politik ( al-aqidah ar-ruhiyyah wa as siyasiyyah ). Artinya selain mengatur urusan yang bersifat spiritual seperti, pahala dan dosa, siksa, surga dan neraka, hal-hal yang ghaib, serta tata cara ibadah (seperti sholah, zakat, puasa, dan haji); islam juga mengatur urusan yang menyangkut kehidupan bermasyarakat (politik atau  siyasiyyah ) seperti masalah perekonomian, pendidikan, interaksi pria dengan wanita, penggalian dan penerapan hukum, termasuk kepemim

Beraktivitas dalam situasi mewabahnya penyakit

“Dari Siti Aisyah RA, ia berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah SAW perihal tha‘un, lalu Rasulullah SAW memberitahukanku, dahulu, tha’un adalah azab yang Allah kirimkan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, tetapi Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi orang beriman. Maka tiada seorang pun yang tertimpa tha’un, kemudian ia menahan diri di rumah dengan sabar serta mengharapkan ridha-Nya seraya menyadari bahwa tha’un tidak akan menimpanya selain telah menjadi ketentuan Allah untuknya, niscaya ia akan memperoleh ganjaran seperti pahala orang yang mati syahid,” (HR. Bukhari, Nasa’i dan Ahmad). Dalam situasi mewabahnya suatu penyakit menular, maka berbagai kegiatan rutin yang biasa dilakkan akan terganggu, karena memiliki risiko besar terjadinya penularan. Oleh sebab itu perlu adanya strategi dan cara-cara yang tepat untuk meminimalisir terjadinya penularan, jika memang mengharuskan untuk beraktivitas diluar rumah atau lingkungan aman. Beberapa strategi dan cara dapat dilakukan yai